KEGIATAN KELOMPOK TANI TERPADU SERAHAN SEHATI/KTTS. BUKOR DESA PELAWE KEC. BTS ULU KAB. MUSI RAWAS. SUMATERA SELATAN

KELOMPOK TANI TERPADU SERAHAN SEHATI/KTTS. BUKOR DESA PELAWE KEC. BTS ULU KAB. MUSI RAWAS. SUMATERA SELATAN
Sejarah (Latar Belakang)
Terbentuknya kelompok tani terpadu Serasan Sehati (KTTS) di Desa pelawe.

Desa Pelawe adalah salah satu desa di Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu, Kabupates Musi Rawas Propinsi Sumatera Selatan.
Desa Palawe pada hakikatnya dikaruniain serangkaian sumber daya alam yang belum dikelola secara memadai yaitu pertanian dan perkebunan.

Perkebunan.
99% warga desa Palawe mata pencahariannya adalah dari penggasulan kebun karet, dan sebahain besar petani karet dalam pengelolaannya masih asal-asalan oleh karena tidak adanya bimbingan dan penyuluhan, sehinggal hasil produksi getah karetnya semakin hari semakin menipis yang menyebabkan lemahnya perekonomian petani karet.

Bagi yang pengelolannya dengan cara intensif pun mengalami beberapa kesulitan-kesulitan antara lain :

1. Modal – Untuk pengelolan bahan.
-Penyediaan Bibit.
-Obat-Obatan.
-Pupuk
-Semua Prasarana
2. Ilmu Pengetahuan -Minimnya ilmu pengetahuan di sebabkan tak ada bimbingan dan penyuluhan.
3. Akses Penjualan -Petani tidak punya akses penjualan dan hanya tergantung pada
Tengkulak.

Dari kesulitan-kesulitan tersebut yang menjadikan petani karet miskin, hal ini yang sangat menyedihkan petani karet, yang hanya mampu membeli beras raskin. Padahal yang seharusnya menjadi tiang Negara adalah petani. Jikalau petani sejarhtera maka akan berbanding lurus dengan kesejahteraan negaranya.
Oleh karena itu, timbul gagasan untuk membuat kehidupan perekonomian petani yang layak, maka diperlunya dibentuk suatu wadah petani, dengan nama Kelompok Tani Terpadu Serasan Sehati.
(Diprakasai : Kartono Toros, Turyanto, Ahmad Alunudin, Sultan Gunawan, Dedi Yang juga selaku panitia pembentukan kelompok tani (PPKT).) BUDI DAYA KARET ORGANIK (BUKOR). Ds Pelawai, Provinsi Sumatera Selatan, Kab. Musi Rawas, Kecamatan BTS Ulu.
Pada Akhir Tahun 2012 PT. MEDCO ENERGI yang bekerjasama dengan Yayasan ALIKSA mengadakan sosialisasi di Ds. Pelawai, Kab Musi Rawas, Kec. BTS Ulu. Sosialisasi ini membahas tentang Pertanian dengan Pembuatan Pupuk Organik Ramah Lingkungan melalui kelompok tani serasan sehati yang sangat tepat untuk masyarakat Ds. Pelawai yang bermata pencaharian sebagai Petani Karet. Yang lebih bermanfaat lagi adalah bukan hanya sekedar sosialisasi, tapi langsung praktek pembuatan pupuk cair organic yang biasa disebut MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) dan membuat pupuk kompos. Semua bahan dan peralatan digunakan dari lingkunan sekitar lahan perkebunan masyarakat sekitar.
Sebelum belajar membuat MOL dan kompos . Kami Kelompok Tani Serasan Sehati mengadakan pelajaran selama 4 hari.
Hari pertama dimulai dengan belajar mengetahui manfaat alam dan lingkungan yang ada di sekitar kita, hingga mereka tau apa yang selama ini mereka anggap sebagai musuh petani, ternyata itu adalah bahan/alat yang bisa membantu petani.
Hari kedua, tentang pembelajaran tanahm ekologi tanah, mengetahui apakah tanah yang dipergunakan itu subur ataukah tidak subur, pembelajaran ini menggunakan alat bantu yang sederhana tanpa menggunakan alat pertanian modern.
Hari ketiga, pembelajaran pembuatan pupuk cair organic dan MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) dengan mempergunakan bahan antara lain : Bonggal Pisang, Rebung Bambu, Buah Maja (Labu kayu), nasi, air kelapa, air beras, daun leresida, gula merah, dan limbah dapur. Dengan peralatan yang sangat mudah dan tidak perlu memerlukan biyaya yang mahal, seperti ember, botol dan selang saja.
Hari keempat, pembelajaran pembuatan kompos dengan mempergunakan bahan-bahan : kotoran hewan, rumputan, pohon pisang. Dengan cara membiarkannya dibawah atap tanpa terkena sinar matahari dan hujan, dan hanya bermodalkan peralatan bambu saja.
Bukan hanya pupuk organic saja, kami kelompok tani serasan sehati Ds. Pelawai, Kab. Musi Rawas, Kec. BTS Ulu langsung di beri pendamping oleh PT. MEDCO ENERGU Bpak Ngadiman dari Aliksa, hingga kami bukan hanya mempraktekan membuat pupuk saja tapi juga di damping mulai dari cara menanam, merawat, mengatasi penyakit, dan pengendalian hama semuanya tanpa menggunakan bahan kimia. Hingga kami bisa berbicara dan mengungkapkannya kepada orang lain kalau organic itu ramah lingkungan dan sangat baik dan patut untuk dikembang biakan di seluruh dunia.

Ini adalah ungkapan dari para anggota kelompok tani serasan sehati di yang sudah mulai mempergunakan pupuk MOL/Pupuk cair organic untuk pertanian karetnya :

1. Ahmad Khaerudin.

Saya ucapkan banyak terima kasih kepada PT. MEDCO ENERGI dan Yayasan ALIKSA yang telah membimbing kami dan member kami ilmu hingga hasil getah karet saya dengan luas 4 Ha. Sebelum saya memulai mempergunakan pupuk apapun saya mendapatkan hasil 35 KG/harinya. Setelah saya menggunakan pupuk kimia 2 TON / 6bulan hasil mencapai 50-60KG/hari. Hingga pada Bulan Januari 2013. Kemudian saya menggunakan pupuk cair organic ramah lingkungan yang di bina oleh PT. MEDCO ENERGI yang telah bekerja sama dengan Yayasan ALIKSA , saya ucapkan Alhamdullilah karena hasil getah saya mencapai 108KG/harinya.

2. Kartono Toros

Saya ucapkan banyak terima kasih kepada PT. MEDCO ENEEGI dan Yayasan ALIKSA atas binaan dan pendampingannya karena lahan karet saya dengan bibit asal-asalan dengan jumlah 150 batang(pohon) setelah menggunakan pupuk cair organic ramah lingkungan serkarang hasil getah saya dengan jumlah 150 pohon mencapai 7 KG/harinya.
NO HP Ketua Kelompok Bpak Uza 085379449881

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s